banner 728x90

20 Daftar Tempat Wisata di Cirebon yang Wajib Dikunjungi – detikcom

Cirebon yang merupakan pintu gerbang Provinsi Jawa Barat dari wilayah timur Jawa ini kini semakin ramai didatangi wisatawan. Ada beberapa destinasi wisata yang cocok buat refreshing, healing, maupun religi. Teduhnya pepohonan dan pemandangan alam bisa bikin adem suasana hati kamu yang butuh liburan.
Dihimpun dari situs Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, serta beragam online travel agency pada Senin (11/7/2022), berikut tempat wisata di Cirebon yang cocok untuk healing dan refreshing:
Talaga Langit kini tengah naik daun karena menyuguhkan wisata air dan aneka spot cantik untuk berfoto ria. ada restoran, aneka wahana permainan anak, aneka spot selfie untuk foto, gua, hingga Museum Santet.
Talaga Langit ini ada di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Cirebon. Kamu perlu menempuh perjalanan sekitar 30 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.
Harga tiket sekitar Rp 15.000/orang saat hari biasa, dan Rp 20.00 saat akhir pekan. Kamu juga perlu menambah sekitar Rp 10.000 untuk menikmati kolam renang VVIP.
Jam operasional pukul 08.00-16.00 WIB.
Tempat wisata hits di Cirebon lainnya ada di Batu Lawang. Tersedia spot foto di ketinggian 50 meter dengan latar pemandangan tebing bebatuan.
Batu Lawang lokasinya cukup tersembunyi dari daerah perkotaan Cirebon, yakni di Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. Namun akses jalan menuju ke lokasi terbilang baik dan terawat.
Harga tiket masuk ke Batu Lawang ini sekitar Rp 7.000 per orang. Jam operasional Batu Lawang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB.
Bukit Gronggong berada di Patapan, Beber, Cirebon. Bukit ini asyik dikunjungi menjelang petang untuk menikmati pemandangan Cirebon dengan kerlap-kerlip lampu kota.
Patapan, Kecamatan Beber, Cirebon berjarak sekitar 10 km dari pusat kota Cirebon.
Harga Tiket Masuk: sekitar Rp 5.000/orang, kamu juga perlu menyiapkan tambahan biaya parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Objek wisata ini buka 24 jam.
Cirebon Waterland merupakan salah satu destinasi wisata modern di Kota Cirebon. Di Cirebon Waterland ini kamu bakal disuguhi wahana permainan air yang seru, sensasi makan di restoran berbentuk kapal dan dilayani para staf restoran yang berdandan bak nahkoda dan awak kapalnya.
Kamu juga bisa menginap di penginapan yang berkonsep rumah apung di Cirebon Waterland ini. Pada pagi hari kamu bakal disuguhi panorama matahari terbit langsung dari balkon kamar. Cirebon Waterland ini cocok untuk berlibur bersama keluarga di akhir pekan maupun saat musim libur sekolah.
Lokasi Cirebon Waterland ini dekat dengan pelabuhan dan pusat kota. Tepatnya di Jalan Yos Sudarso No 1 Lemahwungkuk Cirebon.
Harga tiket Cirebon Waterland ini pun relatif terjangkau yakni Rp 25 ribu untuk tiket masuk, dan kamu perlu menambah Rp 15 ribu untuk tiket renang. Jam operasional Cirebon Waterland yakni mulai pukul 09.00-17.00 WIB di hari kerja, dan pukul 09.00-18.00 WIB di hari libur akhir pekan.
Wanawisata Ciwaringin ini terletak 27 kilometer dari pusat Kota Cirebon. Di lokasi ini kamu bisa menikmasi hutan kayu putih dan pemandangan gunung yang asri.
Berada di Desa/Kecamatan Ciwaringin, Cirebon.
Fasilitas:
Harga tiket masuk ke Wanawisata Ciwaringin yakni Rp 10.000 per orang. Kamu juga perlu menyiapkan tambahan biaya parkir Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.
Desa Wisata Cikalahang ini memiliki pemandangan alam yang asri. Kamu juga bisa berburu kuliner ikan bakar dalam perjalanan menuju ke Desa Wisata Cikalahang ini.
Di desa ini kamu bisa melakukan aktivitas outbond, berenang di kolam renang Hegar, maupun memancing di Situ Pejaten.
Kecamatan Dukupantang, Kabupaten Cirebon dan berbatasan dengan Kabupaten Kuningan.
Harga Tiket Masuk: Rp 10.000-15.000/orang
Hutan Kera Plangon ini tak kalah dengan Monkey Forest Ubud di Bali. Di Hutan ini kamu juga bisa berinteraksi dengan para kera di Taman Plangon.
Luas kawasan hutan ini yakni 48 hektare. Di hutan Plangon ini kamu juga bisa mengunjungi makam Pangeran Kejaksan dan Pangeran Panunan yang selalu ramai tiap tanggal 2 Syawal.
Hutan Kera Plangon ini ada di Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Cirebon.
Fasilitas
Harga tiket masuk kawasan ini cukup murah, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp 3.000 saja. Jam operasional buka pukul 08.00 WIB.
Danau Setu Patok ini menyuguhkan pemandangan danau yang dikelilingi pepohonan asri. Di Danau Setu Patok kerap menjadi lokasi para mancing mania berburu ikan.
Tak hanya itu, banyak pula yang memanfaatkan lanskap di Danau Setu Patok sebagai tempat hunting foto. Bila musim hujan, kawasan danau akan terisi penuh dengan air, sedangkan pada musim kemarau kamu bisa mengunjungi bukit yang berada di tengah danau dengan perahu.
Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu, Cirebon. Dari Terminal Harjamukti Kota Cirebon, perjalanan menuju ke Danau Setu Patok bisa ditempuh dengan waktu sekitar 20 menit.
Kamu hanya cukup membayar biaya parkir untuk menikmati pemandangan di danau ini. Buka 24 jam setiap hari.
Banyu Panas Palimanan merupakan salah satu kolam pemandian air panas alami. Air panas dari Palimanan ini diyakini bisa menyembuhkan penyakit kulit.
Kolam pemandian di Banyu Panas Palimanan ini berukuran 10×15 meter. Terdapat undak-undakan untuk mengalirkan air sehingga menambah apik pemandangan di kolam pemandian tersebut.
Para pengunjung yang berendam di kolam terapi tersebut pun dibatasi maksimal 15 menit saja. Hal ini karena jika terlalu lama berendam kamu bisa pusing, bahkan lemas.
Banyu Panas Palimanan ada di Desa Palimanan, Kecamatan Cirebon, Kabupaten Cirebon.
Harga Tiket Masuk: Rp 10.000/orang dan Rp 6.000 untuk wisatawan yang ingin berendam.
Cirebon juga memiliki mangrove center yang menjadi daerah ekowisata. Mangrove Kasih Sayang ini memiliki luas lahan sekitar 7 hektare.
Piknik di Mangrove Kasih Sayang ini kamu bisa berfoto sekaligus belajar tentang mangrove. Ada spot berupa jembatan, tempat bersantai, musala, dan spot foto yang menarik di hutan mangrove ini. Kawasan hutan mangrove ini kini sedang dalam proses penataan pemda setempat.
Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu.
Harga tiket masuk: umum Rp 2.000/orang dan pelajar Rp 1.000/orang.
Pantai Kejawanan juga dekat dengan Kejawanan Spot Mancing, Cirebon Waterland, dan Spot Mancing Karanganom. Di kawasan pantai ini banyak area berlumpur yang konon dipercaya baik untuk kesehatan kulit. Kamu juga bisa melihat matahari terbenam alias sunset dari pantai ini.
Pegambiran, Lemahwungkuk, Cirebon.
Harga Tiket Masuk: Rp 6.000/orang.
Kawasan pantai ini difungsikan sebagai pelabuhan pada 2003. Meski begitu, pantai ini menjadi salah satu spot nongkrong asyik sambil menikmati sunset dari tepi pantai. Selain itu, kamu juga bisa menyewa perahu sembari menyore di pantai.
Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Cirebon.
Fasilitas
Gratis, kamu tinggal membayar biaya parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk menyewa perahu.
Keraton Kasepuhan dulunya merupakan pusat pemerintahan Cirebon. Istana Kasultanan Cirebon ini memadukan unsur agama Islam, Hindu, dan Buddha, kemudian juga unsur budaya Jawa, Eropa, dan Tiongkok.
Jalan Kasepuhan No. 43 Kampung Mandalangan Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemah Wungkuk, Kota Cirebon. Untuk menuju ke Keraton Kasepuhan Cirebon ini kamu bisa menempuh perjalanan selama 30 menit dari Terminal Bus Hajarmukti.
Harga tiket masuk: Rp 20.000/orang. Jam operasional: Pukul 08.00-18.00 WIB setiap hari.
Kemudian Keraton Kanoman Cirebon meski namanya tidak sepopuler Keraton Kasepuhan, namun keraton ini memiliki daya tarik tersendiri. Bangunan keraton ini didirikan pada 1588 M oleh Pangeran Mohamad Badrudin atau Sultan Anom I.
Jalan Winaon, Kampung Kanoman, Kelurahan Lemah Wungkuk, Kecamatan Lemah Wungkuk yang berada tepat di belakang Pasar Kanoman. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Stasiun Kejaksan Cirebon.
Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang. Jam operasional: pukul 09.00-17.00 WIB.
Tamansari Gua Sanyuragi atau Gua Sunyaragi merupakan sebuah bekas taman sari pesanggrahan dari Keraton Kasepuhan yang fungsi utamanya untuk menyepi atau mengasingkan raga. Gua ini tidak alami, dan dibangun pada 1526 Masehi oleh Panembahan Gusti Ratu Pakungwati I atau PM Muhammda Arifin II.
Kecamatan Kesambi, Cirebon.
Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang, ditambah biaya parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Operasional: pukul 08.00-17.30 WIB.
Tak hanya wisata alam, Cirebon juga memiliki sejumlah wisata religi yang bisa kamu kunjungi. Mulai dari makam Walisongo Sunan Gunungjati hingga masjid jejak syiar Sunan Gunung Jati.
Masjid Merah Panjunan ini merupakan salah satu masjid tertua di Cirebon. Masjid ini dibangun Sunan Gunungjati, dan konon digunakan untuk pengesahan atau wisuda para wali sebelum menyiarkan Islam.
Bangunan masjid ini tak menyerupai masjid pada umumnya, bentuknya lebih mirip bangunan Jawa dengan corak kultur Hindu. Ada pula ornamen-ornamen khas Tiongkok yang menjadi hiasan di masjid.
Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon atau yang dikenal sebagai Kampung Arab, karena banyaknya masyarakat keturunan Arab di lokasi tersebut. Masjid merah ini memiliki nama asli Al Athyah dan terbuat dari bata merah.
Vihara Welas Asih ini termasuk salah satu benda cagar budaya di Cirebon. Pembangunannya diperkirakan pada 1595 silam.
Mengutip situs Kemdikbud, nama penyumbang kelenteng ini tercantum dalam prasasti yang berada di vihara, yakni Taan Kok Uong, Khang Li, dan Liem Tsiok Tiong. Khong Li diketahui sebagai Maharaja Tiong Hwa yang memerintah di negeri Tiongkok pada masa Lodewijk XIV.
Bangunan kelenteng ini sudah mengalami beberapa kali renovasi yakni pada 1791, 1829, dan 1889. Beberapa dewa yang dihormati di kelenteng ini yakni Dewa Hok Tek Ceng Sin (Dewa Bumi), Dewa Seng Hong Yah (Dewa Akherat/Dewa Hukum), Dewa Kwan Im Pou Sat dengan pengiringnya, Dewa Thian Siang Seng Bo beserta pengiringnya, dan Dewa Kwan Te Kun.
Lokasi kelenteng Tiao Kak Sie atau Vihara Dewi Welas Asih ini berada di Jalan Kantor No 2, Kampung Kamiran, Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Cirebon.
Masjid Raya At-Taqwa ini dibangun pada 1918 silam di Kampung Kejaksan. Bangunan masjid ini terdiri dari dua bagian, satu digunakan untuk Tajug Agung (Masjid At-Taqwa sekarang), dan setengah bagiannya untuk Alun-alun (Alun-alun Kejaksan).
Mengutip situs At-Taqwa Cirebon, masjid ini mulanya digunakan untuk Tajug Agung. Kala itu bangunan masjid kurang menghadap kiblat dan ruangannya terlalu kecil sehingga kemudian direnovasi. Pada 1951 bangunan masjid baru ini diresmikan dan diberi nama At Taqwa pada 1963.
Gaya arsitektur masjid ini berciri bangunan tropis dengan atap jurai dan dilengkapi dengan empat menara kecil, dan menara setinggi 65 meter. Masjid ini juga memiliki gerbang warna emas dengan tulisan kaligrafi dua kalimat syahadat yang terbuat dari bahan glass reinforced cement (GRC) di atas batu granit asli dari Brazil. Seluruh lantai dan dinding masjid menggunakan batu granit, begitu juga tiang dalam masjid. Tak hanya itu, tiang-tiang masjid juga dihiasi dengan ornamen arsitektur Islam.
Bagian taman Masjid Raya At-Taqwa ini juga dihiasi dengan pohon kurma, sehingga mirip di Timur Tengah. Ada pula dua kolam air mancur di sisi kanan dan kiri bagian depan masjid yang menambah cantik pemandangan di masjid ini.
Masjid At-Taqwa di Jalan kartini No 2. Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Cirebon.
Masjid Agung Sang Cipta Rasa juga merupakan salah satu bukti siar Islam di tanah Jawa. Dari papan pemberitahuan yang ada di depan masjid, bangunan ini dibangun pada 1480 silam.
Masjid Agung Cipta Rasa ini merupakan aktualisasi cinta Sunan Gunung Jati kepada istrinya Nyi Mas Pakungwati. Bangunan masjid ini terbagi menjadi dua yakni ruang utama dan serambi. Mayoritas bangunannya masih orisinal dan terbuat dari kayu.
Keunikan masjid ini yakni:
– Ada tujuh muazin yang dikerahkan saat memanggil para jemaah salat Jumat.
– Terdapat sumur zam-zam atau disebut Bayu Cis oleh masarakat setempat. Konon air ini dipercaya bisa mengobati penyakit dan memudahkan rezeki orang yang meminumnya.
– Pintu masuk ruang utama dibuat kecil sehingga para pengunjung atau jemaah harus menundukkan kepala.
Jalan Kasepuhan (kompleks Keraton Kasepuhan), Kasepuhan, Cirebon.
Makam Sunan Gunung Jati menjadi salah satu destinasi wisata religi di Cirebon. Para peziarah pun hilir mudik ke kompleks makam Sunan Gunung Jati dan keturunannya yang saat ini sudah 16 generasi ini.
Mengunjungi Makam Sunan Gunung Jati kamu akan melihat perpaduan arsitektur Jawa, Arab, dan juga China.
Jalan Alun-alun Ciledug No 53, Astana, Cirebon.
Di malam hari, Cirebon juga memiliki beberapa destinasi wisata seru yang bisa dikunjungi. Berikut penjelasan lengkapnya.
Situs gedung BAT adalah benda cagar budaya yang dibangun di era kolonialisme tahun 1924. Ulasan Google menunjukkan, gedung ini adalah pilihan bagi yang ingin wisata malam menyaksikan keindahan bangunan sambil kulineran di sekitar bukti sejarah ini.
Kamu juga bisa berolahraga sambil menyore di area gedung BAT ini.
Jalan Pasuketan, Kecamatan Lemahwungkuk, Cirebon.
Harga tiket masuk gratis, kamu hanya dikenakan biaya parkir kendaraan Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Kawasan Alun-alun Kejaksan ini menjadi salah satu tempat nongkrong favorit Kota Cirebon. Ada ruang terbuka hijau maupun taman bermain anak-anak di sini.
Jl Kartini, Kebonbaru, Kejaksan
Harga tiket masuk ke alun-alun gratis.
Selain Kejaksan, Alun-alun Sangkala Buana menjadi pilihan lokasi sejenis bagi yang ingin wisata kuliner atau sekadar menikmati angin malam.
Jl Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Cirebon atau tepatnya di depan Keraton Kasepuhan Cirebon.
Harga tiket masuknya gratis.
Jalan Kartini Cirebon dikenal sebagai salah satu spot nongkrong asyik di malam hari. Banyak anak muda Cirebon berkumpul di sepanjang Jalan Kartini ditemani aneka lapak makanan kaki lima.
Jl Kartini, Kebonbaru, dekat Alun-alun Kejaksan Cirebon.
Tiket masuknya gratis.

Stasiun Kejaksan atau Stasiun Cirebon merupakan salah satu objek wisata malam di Cirebon. Bangunan stasiun yang merupakan benda cagar budaya ini menawarkan pemandangan khas perkotaan dan juga ragam kuliner malam yang lezat.
Jl Stasiun No 6. Kesenden, Kecamatan Kejaksan.
Harga tiket masuknya gratis.

source

Tata Cara dan Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih yang Benar – Popmama.com
Tata Cara dan Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih yang Benar – Popmama.com
Pemasangan bendera merah putih ternyata memiliki aturannya,
Must read×

Top