banner 728x90

3 Tips Merawat Talenan Kayu Agar Awet dan Bebas Bau – detikFood

Talenan kayu banyak dipilih ibu rumah tangga untuk dipakai memasak. Agar kondisinya tetap awet dan bebas bau, ikuti 3 tips merawatnya berikut ini.
Talenan merupakan alat masak yang penting dimiliki dan tersedia di dapur. Karena berguna untuk memotong sayuran dan aneka daging. Jika bisa, pisahkan talenan khusus untuk daging dan talenan untuk sayuran. Untuk menghindari kontaminasi silang.
Ada dua jenis talenan yang umum dipakai, berbahan kayu dan plastik. Talenan kayu banyak dipakai oleh ibu rumah tangga karena relatif lebih awet. Namun harus dirawat sebaik mungkin agar terhindar dari bakteri dan bau tak sedap.
Dilansir dari Homes and Garden (22/4), Sylvia Fountaine, chef profesional di Spokane, Amerika memberikan tips merawat talenan kayu terdiri dari dua hal yaitu cara membersihkan dan menyimpannya.
Baca Juga: Resep Pembaca : Kue Kacang Tanah yang Renyah Gurih
Sylvia memberikan tips membersihkan talenan kayu secara profesional. Bahan yang digunakan adalah sabun, hidrogen peroksida, dan sikat halus.
“Kamu harus menggunakan sikat kawat halus. Gosok semua bekas makanan atau noda yang menempel pada talenan kayu dengan air sabun yang panas dan bilas,” kata Sylvia.
“Kemudian semprotkan racikan air hidrogen peroksida ke seluruh permukaan talenan kayu. Setelah itu dibilas sampai bersih dan menyeka talenan dengan kain kering,” lanjutnya.
Hidrogen peroksida merupakan zat kimia berupa cairan bening dengan tekstur lebih kental dari air. Cairan ini biasa digunakan pada pemutih, pasta gigi, dan bahan lainnya. Biasanya dijual di toko bahan kimia.
Berbeda dengan bahan plastik, talenan kayu mudah berubah bentuk kalau perawatannya tak diperhatikan. Sylvia menjelaskan kalau talenan kayu tidak boleh direndam dalam air terlalu lama. Karena bentuk talenan kayu bisa berubah dan melengkung. Karena pori-pori kayu membuat air terserap dalam talenan.
Setelah mencuci talenan kayu, sebaiknya langsung dikeringkan. “Jangan pernah meninggalkannya di wastafel,” kata Sylvia.
“Selama talenan tidak direndam di dalam air dan dibaluri minyak secara teratur, maka talenan kayu bisa bertahan seumur hidup,” sambung Sylvia.
Baca Juga: Sebelum Mudik, Enaknya Buka Puasa di 5 Restoran Ayam Goreng Tradisional Ini

source

Must read×

Top