banner 728x90

6 Rumah Adat Sulawesi Selatan, Ciri Khas, Fungsi, Makna dan Filosofinya – sulsel.inews.id

JAKARTA, Inews.idRumah Adat Sulawesi Selatan merupakan refleksi nilai leluhur di masa lampau yang memiliki Ciri khas, fungsi, makna dan filosofi khusus. 
Sulawesi Selatan memiliki beberapa suku seperti Suku Bugis, Makassar, Mandar, Toraja. Tak heran jika Sulawesi Selatan bisa memiliki rumah adat yang beragam. 
Rumah adat Sulawesi Selatan ini tentunya memiliki ciri khas dengan rumah adat lainnya yang ada di Indonesia. 
Setiap rumah adat memiliki fungsi dan bentuk arsitektur yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. 
1. Rumah Adat Bugis
Rumah adat Bugis merupakan rumah adat peninggalan dari suku yang sangat terkenal di Sulawesi Selatan, yaitu suku Bugis. Rumah adat ini memiliki atap yang berbentuk pelana dan memiliki timpalaja yang menandakan status sosial pemiliknya.
Rumah adat Bugis dibagi menjadi 3 bagian yakni bagian atas, tengah, serta bawah. Di bagian bawah ini atau yang sering disebut dengan awabola ini digunakan untuk menyimpan peralatan seperti penyimpanan alat untuk menangkap ikan, dan juga alat untuk berladang dan bercocok tanam.
Bagian tengah rumah bugis ini disebut dengan al ebola dan sering dikenal dengan bagian badan dari rumah bugis. Rumah ini berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat berkumpul dan bermusyawarah terkait ritual dan upacara adat dari suku bugis , dan juga untuk memasak dan menerima tetamu baik tamu adat maupun wisatawan yang berkunjung.
Bagian terakhir yakni adalah atap dari rumah bugis yakni boting langi atau rakkeang . Bagian ini menjadi tempat penyimpanan barang berharga atau bahan pangan dan dijadikan tempat kediaman bagi anak perempuan yang belum menikah.
2. Rumah Tongkonan
Rumah Adat Sulawesi Selatan berikutnya yakni Rumah Tongkonan. Rumah ini merupakan peninggalan dari suku asli di Sulawesi Selatan, yakni Suku Toraja. 
Rumah ini banyak sekali ditemukan di kawasan wisata Tana Toraja. Tongkonan berasal dari kata “ Tongkon”yang berarti menduduki atau tempat duduk.
Rumah ini digunakan oleh para raja dan petinggi adat untuk bermusyawarah dan menyelesaikan masalah. Selain itu rumah tongkonan itu berfungsi sebagai tempat berkumpul dengan warga untuk membincangkan hal tentang upacara adat dan ritual acara kebudayaan lainnya.
Ciri khas rumah tongkonan, rumah adat Sulawesi Selatan ini adalah memiliki arsitektur yang unik yakni rumah panggung yang bentuknya memanjang, dan terbuat dari kayu uru. Selain itu, atap rumah tongkonan juga memiliki bentuk seperti perahu dan memiliki ujung yang menjuntai ke atas yang sangat menjulang.
Pada bagian depan atas rumah juga bisa ditemukan patung kepala kerbau yang disebut “kabongo’’.  Dan dibagian bawah rumah adat tongkonan ini berfungsi sebagai gudang penyimpanan dan untuk menaruh bahan makanan dan hasil bumi yang akan digunakan sebagai persembahan pada acara adat.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel:

BERITA TERKAIT
KOMENTAR

source

Momen HUT RI, Air Mata Rosti Simanjuntak Menetes di Kayu Salib Brigadir J: Gak Kuat Mamak Nak – Tribun Medan
Momen HUT RI, Air Mata Rosti Simanjuntak Menetes di Kayu Salib Brigadir J: Gak Kuat Mamak Nak – Tribun Medan
TRIBUN-MEDAN.com – Suasana kemerdekaan di Keluarga Brigadir Yosua Hutabarat atau Briagdir J
Must read×

Top