banner 728x90

Bencana Pergerakan Tanah di Curugkembar Sukabumi 12 Bangunan Rusak – Tatarsukabumi.id

TatarSukabumi.ID – Bencana pergerakan tanah di Kampung Pasirgede 2, RT 001 / RW 02, Desa Mekartanjung,
Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi masih terus terjadi.
Hingga Kamis (21/07/2022) jumlah bangunan rumah terdampak terus bertambah, saat ini sedikitnya 12 bangunan dilaporkan rusak.
Keterangan dari P2BK Curugkembar, Suryana, kepada TatarSukabumi.ID menyebut pergerakan tanah masih terjadi.
“Itu penggerakan sampai kemaren masih terus berlanjut, tapi hari ini alhamdulillah berhenti, takutnya ada turun hujan pasti itu berlanjut lagi, mudah-mudahan tidak berlanjut,” kata Suryana, Kamis ( 21/07).
BACA JUGA : Dampak Krisis Global Berpotensi PHK Ribuan Buruh di Sukabumi Diprediksi Terjadi Mulai Agustus 2022
Lebih lanjut Suryana mengatakan sejumlah Unsur Pemerintah telah terjun langsung ke lokasi bencana.
“Kemarin pak Kalak BPBD beserta jajaran didampingi pihak Muspika dan Pak Kapolsek melakukan monitoring kesini,” ujarnya.
Saat ini tenda pengungsian telah didirikan untuk evakuasi warga terdampak.
“Sekarang masih dalam pendataan korban yang siap diungsikan ke tenda darurat.
“Belum ada catatan warga yang mau tinggal di tenda pengungsian, soalnya sebagian sudah mengungsi ke rumah saudara terdekat,” kata Suryana.
BACA JUGA : Jadi Sorotan Jawa Barat HAKLI Kabupaten Sukabumi Menjadi Bahan Studi Banding Program ODF dan Program Kota Sehat
Dihubungi terpisah, Kapolsek Curugkembar, IPTU Muhlis membenarkan bencana pergerakan tanah terus terjadi hingga Rabu kemarin.
“Kemarin Rabu kami bersama Forkopimcam melaksanakan Monitoring pasca kejadian pergerakan tanah yang terjadi  beberapa waktu lalu, Akibat Kejadian bencana alam tersebut 2 Unit rumah rusak berat 10 unit rumah rusak ringan,1 unit Ruko dan 1 Unit Posyandu,” terang Iptu Muhlis.
Lebih lanjut menurut Kapolsek, data sementara laporan BPBD Kabupaten Sukabumi, kerusakan dampak bencana pergerakan tanah menimpa bangunan rumah panggung milik Ikom dengan kondisi rusak berat.
Bangunan rumah Suhendi, Yeti, Dede Ruswandi, Daom, Mahmudin, dan Budi mengalami mengalami kerusakan ringan.
Ditambah 1 bangunan ruko mengalami rusak berat dan 1 unit Posyandu rusak ringan.
BACA JUGA : Penampakan Terkini Gedung Sekretariat Apdesi Kabupaten Sukabumi Senilai Lebih 400 Juta Rupiah
“Alhamdulillah dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa atau luka, untuk kerugian materil masih dalam pendataan,” jelas Kapolsek.
Dalam peristiwa ini 12 Keluarga tidak memiliki tempat tinggal, sehingga perlu didirikan tenda darurat tempat tinggal sementara.
“Untuk evakuasi warga telah didirikan tenda dan disiapkan satu bangunan sekolah dan kami menerapkan sistem early warning di level RT dengan menyiapkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mengantisipasi pergerakan tanah susulan,” sambung Dia.
“Perlu diketahui bahwa sampai saat ini pergerakan tanah masih diduga belum berhenti sehingga di perkirakan masih ada perubahan jumlah warga yang terdampak. Kondisi tanah yang bergerak amblas mengakibatkan perubahan di permukaan tanah dan berimbas pada bangunan dan lahan di sekitar kejadian,” pungkas Kapolsek.(*)


SUKABUMI TERKINI | BERITA DESA | PERISTIWA | ENTERTAINMENT | KRIMINAL | UMUM |

source

Must read×

Top