banner 728x90

Curug Bajing, Air Terjun Permata Petungkriyono – Kompasiana.com – Kompasiana.com

Menulis dan membaca
Selanjutnya
Tutup
Pekalongan selalu menyuguhkan hal yang tidak terkira ketika waktu bertamasya. Mulai dari pesisir partai, keramaian kota yang dibelah jalur lintas utara sampai dengan kawasan hutan di sebelah selatan Pekalongan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara. Ditambah dengan wisata kesenian dan budaya Jawa yang masih melekat di kehidupan masyarakat Pekalongan. Satu hal yang kiranya tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Pekalongan adalah wisata alamnya yang mempesona. Karena selain terjangkau harga tiketnya, pemandangan yang disuguhkan dapat merelaksasi pikiran dan melepas penat rutinitas pekerjaan.

Dok. pribadi
Dok. pribadi

Mungkin kebanyakan dari kita belum banyak mengetahui jika di dalam hutan Petungkriyono terdapat sebuah curug yang indah dan asri. Namanya adalah Curug Bajing, sebuah air terjun setinggi kurang lebih 75 meter yang membelah hijau pepohonan pinus. Curug ini berlokasi di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Keindahan air terjun Bajing semakin menunjukkan pesonanya dengan terasering sungai alami. Seolah-olah setelah terjun, air meloncat-loncat diatas batu sebelum mengalir bebas menuju aliran sungai yang landai. Jika anda diwaktu yang tepat, cipratan air di bawah curug akan memantulkan cahaya mentari menjadi pelangi.

Dok. pribadi
Dok. pribadi

Rute menuju lokasi wisata Curug Bajing bisa dilalui dengan sepeda motor atau dengan mobil. Meskipun jalan setelah kantor kecamatan Petungkriyono sedikit terjal, namun lelahnya perjalanan memasuki desa akan terbayar dengan keindahan pemandangan Curug Bajing. Diperlukan sekitar 1 jam 30 menit untuk menuju ke Curug Bajing dengan menggunakan sepeda motor dari pusat kota Pekalongan. Rute menuju objek wisata ini sudah bisa dilihat lewat Google Maps jadi tidak perlu khawatir akan tersesat.

Tak hanya menawarkan keindahan alamnya, Wisata Alam Curug Bajing sudah menyediakan fasilitas guna menunjang keamanan dan kenyamanan pengunjung. Terdapat tempat parkir yang luas dan terpantau oleh penjaga loket. 

Di beberapa titik terdapat toilet umum dan kamar mandi. Selain itu terdapat warung makan untuk wisata kuliner yang dapat ditemukan bagian parkiran ataupun di pinggir jalur menuju air terjun. Warung-warung tersebut juga menyediakan produk lokal khas Desa Tlogopakis, Petungkriyono. Bagi keluarga yang mempunyai anak juga bisa bermain di taman bermain. Serta bagi wisatawan yang beragama Islam juga difasilitasi mushola. Fasilitas paling “oke” adalah gazebo-gazebo yang dapat menjadi tempat singgah dan bersantai menikmati keindahan Curug Bajing. Selain itu terdapat spot-spot foto yang Instagramable untuk berfoto.
Selain memiliki fasilitas yang lengkap di dalam area wisata Curug Bajing terdapat banyak wisata lain yang bisa melengkapi perjalanan wisata kalian. Beberapa waktu lalu dibuka Camping Area  Curug Bajing. Sebuah tanah lapang terasering yang diperuntukkan berkemah dengan pemandangan Curug Bajing. Ada pula wisata edukasi tanaman hutan yang dapat dikonsumsi yaitu Kebun Tanaman Hutan Genau. 
Jika kalian penggemar kopi, maka jangan lewatkan untuk mampir ke Kedai Gubug Koffie. Tempat yang sangat cocok untuk menikmati kopi specialty Petungkriyono.Tarif masuk wisata Curug Bajing terbilang terjangkau dengan harga tiket Rp.8000 per orang. Biaya tempat parkir hanya Rp.3000 untuk sepeda motor dan Rp. 8.000 untuk parkir mobil.Dengan biaya murah dan pemandangan indah yang disuguhkan Curug Bajing apakah anda yakin akan melewatkannya? Selamat berlibur dan bertamansya.

source

Momen HUT RI, Air Mata Rosti Simanjuntak Menetes di Kayu Salib Brigadir J: Gak Kuat Mamak Nak – Tribun Medan
Momen HUT RI, Air Mata Rosti Simanjuntak Menetes di Kayu Salib Brigadir J: Gak Kuat Mamak Nak – Tribun Medan
TRIBUN-MEDAN.com – Suasana kemerdekaan di Keluarga Brigadir Yosua Hutabarat atau Briagdir J
Must read×

Top