banner 728x90

Eceng Gondok, Dibuat Jadi Tas, Sandal, hingga Gazebo – Kompas.com – Lifestyle Kompas.com

Eceng Gondok, Dibuat Jadi Tas, Sandal, hingga Gazebo
KOMPAS.com – Buat kamu yang ingin tampil beda, tidak ada salahnya mencoba tas dan sandal yang dibuat dari material eceng gondok.
Eceng gondok merupakan tumbuhan air mengapung yang banyak ditemukan di danau dan rawa, dengan batang yang panjang dan daun berbentuk hati.
Sayangnya, tumbuhan yang cepat menyebar ini dikenal sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan.
Baca juga: 4 Manfaat Eceng Gondok yang Perlu Kamu Tahu

Pendiri Bening Saguling Foundation, Indra Darmawan (48) memperlihatkan kerajinan tangan dari eceng gondok. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Pendiri Bening Saguling Foundation, Indra Darmawan (48) memperlihatkan kerajinan tangan dari eceng gondok.

Dampak negatif tumbuhan ini adalah mengurangi jumlah oksigen dalam air, sedimentasi, mengurangi jumlah air, mengganggu lalu lintas di perairan, dan lainnya.
Beruntung, ada banyak kegiatan yang mencoba memaksimalkan eceng gondok menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai.
Salah satunya menjadikannya sebagai bahan kerajinan tangan.
Ternyata, bahan eceng gondok bisa menjadi produk kerajinan tangan yang cantik dan unik.
Warnanya coklat dengan bentuk lilitan yang sekilas mirip dengan rotan.
“Eceng gondok ini bisa dijadikan sandal, tas, keranjang, hingga gazebo,” ujar pendiri Bening Saguling Foundation, Indra Darmawan (48) kepada Kompas.com, belum lama ini.
Indra menjelaskan, pertama-tama batang eceng gondok dijemur selama 1-2 pekan hingga kering.
Baca juga: Kisah Indra Darmawan, Sarjana Pemulung yang Raih Kalpataru
Kemudian, batang tersebut dianyam dan dibentuk sesuai keinginan. Untuk pembuatan tas, nantinya akan ditambah kain pelapis di bagian dalam. 
“Agar kuat diberi vernis atau dikasih lem kayu atau H2O2, sehingga eceng gondok lebih bersih dan jamur tidak tumbuh. Kekuatannya sekitar tiga tahun,” ungkap Indra.
Cara perawatannya pun mudah. Cukup menghindarkan produk berbahan enceng gondok dari tempat lembap. Bila terkena air, cukup dilap hingga kering.
Meski begitu, produk eceng gondok memiliki kekurangan, yakni tidak bisa dibuat beragam warna. Ini karena zat lilin yang ada dalam eceng gondok.
Namun jangan khawatir, warna alami eceng gondok yang coklat malah terlihat lebih natural dan cantik.
Baca juga: Kreasi Eceng Gondok Menjadi Kerajinan, Jawaban Soal TVRI 15 Mei SMP
Sementara, ukuran dan desain, Indra mengatakan, kreasi yang bisa dibuat amatlah beragam. Mulai dari tas tangan hingga tas belanja. Konsumen juga bisa memesan kreasi custom.
“Harganya beragam. Untuk tas, dimulai dari Rp 25.000. Yang paling mahal harga gazebo Rp 15 juta,” tutur dia.
Indra juga mengatakan, yang tengah hype selama pandemi Covid-19 adalah keranjang. Produk ini laris manis seiring menjamurnya pecinta tanaman hias.
“Jadi, nanti potnya dimasukkan ke dalam keranjang itu,” tutur dia.
Bagi yang tertarik, bisa langsung datang ke Kampung Babakan Cianjur, Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan.
Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Kunjungi kanal-kanal Sonora.id
Motivasi
Fengshui
Tips Bisnis
Kesehatan
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source

Must read×

Top