banner 728x90

Genjot Produktivitas Ubi Kayu di Lahan Tumpangsari – Radar Jogja


MELIMPAH: Kapanewon Tanjungsari merupakan salah satu wilayah di Gunungkidul sebagai penghasil ubi kayu. Pada musim panen tahun ini, produksinya melimpah. (ISTIMEWA)
RADAR JOGJA – Tahun ini petani ubi kayu di Gunungkidul mulai memasuki musim panen. Penerapan pemupukan organik terbukti mampu meningkatkan produktivitas cukup signifikan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Rismiyanto mengatakan, petani ubi kayu tersebar di 18 kapanewon. Tahun ini luas tanam ubi kayu total mencapai 43.088 hektare.
“Kami ambil contoh peningkatan produktivitas ubi kayu pada musim panen tahun ini. Semula 17 ton per hektare menjadi 47,3 – 57 ton per hektare pada musim panen kali ini,” kata Rismiyanto,kemarin (1/8).
Dia menjelaskan, kenaikan produktivitas tersebut tidak lepas dari penerapan pupuk organik pada ubi kayu. Karena itu pihaknya meminta kepada petani supaya tetap memperhatikan pada saat musim tanam dan perawatan.”Karena ubi kayu merupakan produk unggulan Gunungkidul, jangan dilihat sebelah mata karena menyumbang pendapatan petani Rp 29 juta sampai Rp 30 juta per hektare,” ujarnya.
Menurutnya, Gunungkidul merupakan andalan bagi Provinsi DIJ di sektor pertanian, khususunya ubi kayu. Terlebih komoditas ubi kayu dari target DIJ sebesar 1.100.000 ton, Gunungkidul mendapatkan alokasi target produksi kurang lebih 950.000 ton.
“Provinsi DIJ sangat mendukung petani-petani Gunungkidul,’’ ucapnya.
Alokasi bantuan pupuk organik untuk tahun depan, disentralkan di wilayah Kapanewon Saptosari yakni, sebesar 183 hektare. Diharapkan petani tetap komitmen dalam budidaya ubi kayu.
Sementara itu, Sekretaris DPP Kabupaten Gunungkidul Raharja Yuwono mengatakan, luas panen Juli dalam proses pelaporan, puncak panen bulan ini. Diharapkan tahun ini total luas lahan 43.088 hektare bisa panen semua.”Luas tanam ubi kayu merata di 18 kapanewon, terluas ada di Kapanewon Tepus 6155 hektare,” kata Raharja Yuwono.
Disinggung mengenai harga, kata dia, ubi kayu mentah pada tingkat petani berkisar Rp 1.000 per kilogram. Untuk jenis ubi kayu kering atau gaplek, kisaran harga Rp 2000 sampai dengan Rp 2.500 per kilogram.
Terpisah, seorang petani wilayah Kapanewon Patuk, Sularto mengatakan, hasil tanaman tahunan ubi kayu tahun ini menjanjikan. Dia menanam jenis telo ketan, untuk keperluan konsumsi bagi konsumen.
“Kebetulan mendapat order dari pelaku wisata untuk direbus dan goreng,” kata Sularto. (gun/din)

source

Fortuner `Sultan`, Spion Mobil Disiksa Angkut Balok Kayu – Dream.co.id
Fortuner `Sultan`, Spion Mobil Disiksa Angkut Balok Kayu – Dream.co.id
Toyota Fortuner Angkut Kayu. (Source: Instagram @makassar_info)
Tata Cara dan Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih yang Benar – Popmama.com
Tata Cara dan Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih yang Benar – Popmama.com
Pemasangan bendera merah putih ternyata memiliki aturannya,
Must read×

Top