banner 728x90

Kebakaran Pengolahan Kayu di Deresan, Oven Kayu Diduga Jadi Penyebabnya – Radar Solo

SUKOHARJO – Si jago merah kembali mengamuk di Kota Makmur. Menghanguskan tempat pengolahan kayu di Deresan, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kamis (4/8). Overheat oven kayu diduga menjadi penyebabnya.
Api berkobar di tempat pengolahan kayu milik Rahmat, warga setempat sekitar pukul 12.13. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Sukoharjo.
“Kami mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 12.30 menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono.
Penyebab kebakaran diduga akibat overheat oven kayu. Api dengan cepat menjalar ke bangunan lain. Mayoritas bangunan terbakar. Hanya menyisakan 5 persen.
Selain damkar, unsur TNI-Polri serta personel PLN turut mengamankan lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian tersebut. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta,” ucapnya.
Atas kejadian ini, Margono mengimbau kepada pemilik usaha pengolahan kayu rutin mengecek oven kayu ketika beroperasi. Mengingat kebakaran yang menimpa oven kayu, tidak terjadi hanya kali ini.
Diberitakan sebelumnya, merujuk catatan Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, periode Januari-Juli 2022 terjadi 52 kasus kebakaran. Para camat diminta mengingatkan warganya agar ekstra waspada.
Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan untuk membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Berikutnya, penggunaan listrik di area perkantoran maupun permukiman harus memerhatikan kualitas kabel dan penggunaan stop kontak yang bertumpuk-tumpuk. Termasuk memeriksa selang regulator kompor gas mencegah potensi kebocoran. (kwl/wa/dam)
SUKOHARJO – Si jago merah kembali mengamuk di Kota Makmur. Menghanguskan tempat pengolahan kayu di Deresan, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kamis (4/8). Overheat oven kayu diduga menjadi penyebabnya.
Api berkobar di tempat pengolahan kayu milik Rahmat, warga setempat sekitar pukul 12.13. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Sukoharjo.
“Kami mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 12.30 menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono.
Penyebab kebakaran diduga akibat overheat oven kayu. Api dengan cepat menjalar ke bangunan lain. Mayoritas bangunan terbakar. Hanya menyisakan 5 persen.
Selain damkar, unsur TNI-Polri serta personel PLN turut mengamankan lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian tersebut. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta,” ucapnya.
Atas kejadian ini, Margono mengimbau kepada pemilik usaha pengolahan kayu rutin mengecek oven kayu ketika beroperasi. Mengingat kebakaran yang menimpa oven kayu, tidak terjadi hanya kali ini.
Diberitakan sebelumnya, merujuk catatan Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, periode Januari-Juli 2022 terjadi 52 kasus kebakaran. Para camat diminta mengingatkan warganya agar ekstra waspada.
Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan untuk membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Berikutnya, penggunaan listrik di area perkantoran maupun permukiman harus memerhatikan kualitas kabel dan penggunaan stop kontak yang bertumpuk-tumpuk. Termasuk memeriksa selang regulator kompor gas mencegah potensi kebocoran. (kwl/wa/dam)
Penerbit : PT Surakarta Intermedia Pers
Alamat : Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 37 Surakarta

source

Must read×

Top