banner 728x90

Produksi Warangka Keris dari Kayu Langka di Ploso – Radar Jombang

JOMBANG – Keris tak pernah kehilangan peminat. Inilah yang mendorong Fachrur Rohman,29, asal Dusun/Desa Bawangan, Kecamatan Ploso membuat beragam warangka atau sarung keris. Dia menggunakan material kayu langka seperti stigi, gaharu, cendana hingga nagasari.
Tumpukan kayu terlihat menggunung di ruangan belakang rumah. Di sebelahnya, seorang pekerja terlihat memegang kayu balok dan mengukirnya dengan mesin. ’’Ini proses awal. Masih bahan mentah dan dibentuk,’’ kata Fachrur Rohman, perajin warangka.
Rohman sudah delapan tahun aktif membuat kerajinan dari kayu. Tak terkecuali warangka atau sarung keris. Yang berbeda, produk kerajinan buatannya ini memakai kayu khusus. ’’Saya buat pakai kayu langka, seperti cendana, gaharu, nagasari ataupun stigi, karena harganya lebih bagus, peminatnya juga lebih banyak,’’ ucapnya.
Pelanggan bisa memilih sendiri jenis kayu yang akan digunakan, termasuk juga model yang diinginkan. ’’Untuk ukurannya bisa langsung bawa keris. Atau juga kirim mal atau cetakan ukurannya,” lontarnya.
Selanjutnya, kayu akan dibentuk sesuai model yang diinginkan. Rohman biasa membuat aneka model warangka. Baik pakem Solo, Jogja maupun pakem lain. ’’Bisa yang full tanpa sambungan atau iras, ada juga yang model sambungan,’’ lanjutnya.
Setelah pola digambar, proses dilanjutkan dengan peng-kijing-an. Proses ini menyesuaikan kayu calon warangka dengan ukuran bilah keris. ’’Setelah selesai baru diukir dan dibentuk sampai jadi,’’ tambahnya.
Seluruh proses ini, dikerjakan dua karyawannya sendiri. Rohman menyebut, jika tak banyak model alias menurut pakem, sebuah warangka bisa diselesaikan dalam satu hari. ’’Kalau ada permintaan tambahan, bisa lebih lama,’’ imbuhnya.
Harga warangka buatan Rohman menyesuaikan dengan bentuk dan jenis kayu yang dipakai. ’’Harganya bergantung bahan dan model,’’ ucapnya. Misalnya yang model iras atau tanpa sambungan, pasti lebih mahal. Warangka bahan kayu gaharu jenis medium biasa dijual Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu. Kelas premium ia bandrol Rp 2 juta. Bahan kayu cendana kelas medium ia jual Rp 300-500 ribu. Kelas premium cendana seharga Rp 2,5 juta.
Selanjutnya….
JOMBANG – Keris tak pernah kehilangan peminat. Inilah yang mendorong Fachrur Rohman,29, asal Dusun/Desa Bawangan, Kecamatan Ploso membuat beragam warangka atau sarung keris. Dia menggunakan material kayu langka seperti stigi, gaharu, cendana hingga nagasari.
Tumpukan kayu terlihat menggunung di ruangan belakang rumah. Di sebelahnya, seorang pekerja terlihat memegang kayu balok dan mengukirnya dengan mesin. ’’Ini proses awal. Masih bahan mentah dan dibentuk,’’ kata Fachrur Rohman, perajin warangka.
Rohman sudah delapan tahun aktif membuat kerajinan dari kayu. Tak terkecuali warangka atau sarung keris. Yang berbeda, produk kerajinan buatannya ini memakai kayu khusus. ’’Saya buat pakai kayu langka, seperti cendana, gaharu, nagasari ataupun stigi, karena harganya lebih bagus, peminatnya juga lebih banyak,’’ ucapnya.
Pelanggan bisa memilih sendiri jenis kayu yang akan digunakan, termasuk juga model yang diinginkan. ’’Untuk ukurannya bisa langsung bawa keris. Atau juga kirim mal atau cetakan ukurannya,” lontarnya.
Selanjutnya, kayu akan dibentuk sesuai model yang diinginkan. Rohman biasa membuat aneka model warangka. Baik pakem Solo, Jogja maupun pakem lain. ’’Bisa yang full tanpa sambungan atau iras, ada juga yang model sambungan,’’ lanjutnya.
Setelah pola digambar, proses dilanjutkan dengan peng-kijing-an. Proses ini menyesuaikan kayu calon warangka dengan ukuran bilah keris. ’’Setelah selesai baru diukir dan dibentuk sampai jadi,’’ tambahnya.
Seluruh proses ini, dikerjakan dua karyawannya sendiri. Rohman menyebut, jika tak banyak model alias menurut pakem, sebuah warangka bisa diselesaikan dalam satu hari. ’’Kalau ada permintaan tambahan, bisa lebih lama,’’ imbuhnya.
Harga warangka buatan Rohman menyesuaikan dengan bentuk dan jenis kayu yang dipakai. ’’Harganya bergantung bahan dan model,’’ ucapnya. Misalnya yang model iras atau tanpa sambungan, pasti lebih mahal. Warangka bahan kayu gaharu jenis medium biasa dijual Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu. Kelas premium ia bandrol Rp 2 juta. Bahan kayu cendana kelas medium ia jual Rp 300-500 ribu. Kelas premium cendana seharga Rp 2,5 juta.
Selanjutnya….
PT JOMBANG INTERMEDIA PERS
JALAN AIRLANGGA NOMOR 10,
KEPANJEN, JOMBANG
TELEPON / FAX / WHATSAPP: (0321) 875137/081336610001

source

Must read×

Top