banner 728x90

Siapkan Fasilitas dan SDM, THP Kenjeran Segera Buka pada Malam Hari – Radar Surabaya

SURABAYA – Taman hiburan pantai (THP) Kenjeran saat ini masih mematangkan konsep untuk pembukaan pada malam hari. Terutama penambahan fasilitas dan sumber daya manusia (SDM). Tentu pembukaan THP Kenjeran malam hari agar mendongkrak wisatawan karena saat ini wisata pantai di Surabaya belum pernah ada yang buka malam hari.
Kepala UPTD THP Kenjeran, Wisata Air Kalimas dan Wisata Religi Ampel, Rusdi Ismed mengatakan pembukaan malam hari THP Kenjeran sampai saat ini masih dikonsep. Pasalnya operasional pagi hari dengan malam hari berbeda baik dari segi keamanan maupun kebersihan.
“Kami belum bisa menargetkan kapan dibuka malam hari. Karena salah satu faktor terpenting dibuka malam hari adalah keamanan. Termasuk kebersihan. Kami juga sedang mengkaji mengajukan SDM apabila THP Kenjeran dibuka malam hari. Ini sedang kami hitung SDM-nya dan juga anggaran untuk gaji,” kata Ismed, Jumat (29/7).
Pihaknya juga berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk nantinya untuk mensosialisasikan pembukaan THP Kenjeran pada malam hari. Karena di sekeliling obyek wisata tersebut terdapat rumah penduduk.
“Nanti kami akan usung juga live musik. Jadi kami akan koordinasikan kepada kelurahan maupun kecamatan nanti bisa sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar tidak ada gangguan. Jadi harus kami matangkan betul ini,” terangnya.
Penambahan fasilitas seperti kursi, meja payung hingga gazebo nantinya juga akan menghiasi THP Kenjeran pada malam hari. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penambahan fasilitas tersebut. Ditambah adanya lampu hias disekitar THP Kenjeran.
“Ini masih dikonsep juga. DPRKPP sudah mulai memasang lampu. Kami juga sedang hitung juga. Jangan sampai kebanyakan kursi dan meja supaya tidak menutupi obyek utama pantai,” imbuhnya.
Selain itu Ismed mengaku masih mengkaji tiket masuk THP Kenjeran pada malam hari, yang rencananya akan ada penambahan. Namun hal ini perlu kajian karena tiket masuk tersebut sudah ada di dalam Perda.
“Jadi kami masih kaji juga, apakah tiketnya dinaikan atau tidak. Yang jelas butuh kajian dan itu diajukan ke DPRD karena berkaitan dengan revisi perda,”ungkapnya.
Selain membuka THP Kenjeran pada malam hari. Ismed juga mengaku pihaknya tengah membicarakan city tour dengan rute KBS-THP Kenjeran. Konsep tersebut sedang dibahas dengan pihak KBS. “Beberapa waktu lalu kami sudah komunikasi dengan KBS untuk membicarakan city tour. Rencananya rute KBS-THP Kenjeran,” ungkapnya.
Ia berharap mudah-mudahan city tour ini bisa terwujud. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak agen trevel wisata. Agar bisa memberikan referensi yang cocok untuk wisatawan untuk city tour di Surabaya.
“Mudah-mudahan menjadi rute resmi untuk city tour. Kami juga menggandeng travel yang sudah mengetahui destinasi yang disukai oleh wisatawan. Mungkin selain rute KBS-THP Kenjeran adalagi, jadi kami terus lakukan pemetaan dan koordinasi,”pungkasnya. (rmt/jay)
SURABAYA – Taman hiburan pantai (THP) Kenjeran saat ini masih mematangkan konsep untuk pembukaan pada malam hari. Terutama penambahan fasilitas dan sumber daya manusia (SDM). Tentu pembukaan THP Kenjeran malam hari agar mendongkrak wisatawan karena saat ini wisata pantai di Surabaya belum pernah ada yang buka malam hari.
Kepala UPTD THP Kenjeran, Wisata Air Kalimas dan Wisata Religi Ampel, Rusdi Ismed mengatakan pembukaan malam hari THP Kenjeran sampai saat ini masih dikonsep. Pasalnya operasional pagi hari dengan malam hari berbeda baik dari segi keamanan maupun kebersihan.
“Kami belum bisa menargetkan kapan dibuka malam hari. Karena salah satu faktor terpenting dibuka malam hari adalah keamanan. Termasuk kebersihan. Kami juga sedang mengkaji mengajukan SDM apabila THP Kenjeran dibuka malam hari. Ini sedang kami hitung SDM-nya dan juga anggaran untuk gaji,” kata Ismed, Jumat (29/7).
Pihaknya juga berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk nantinya untuk mensosialisasikan pembukaan THP Kenjeran pada malam hari. Karena di sekeliling obyek wisata tersebut terdapat rumah penduduk.
“Nanti kami akan usung juga live musik. Jadi kami akan koordinasikan kepada kelurahan maupun kecamatan nanti bisa sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar tidak ada gangguan. Jadi harus kami matangkan betul ini,” terangnya.
Penambahan fasilitas seperti kursi, meja payung hingga gazebo nantinya juga akan menghiasi THP Kenjeran pada malam hari. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penambahan fasilitas tersebut. Ditambah adanya lampu hias disekitar THP Kenjeran.
“Ini masih dikonsep juga. DPRKPP sudah mulai memasang lampu. Kami juga sedang hitung juga. Jangan sampai kebanyakan kursi dan meja supaya tidak menutupi obyek utama pantai,” imbuhnya.
Selain itu Ismed mengaku masih mengkaji tiket masuk THP Kenjeran pada malam hari, yang rencananya akan ada penambahan. Namun hal ini perlu kajian karena tiket masuk tersebut sudah ada di dalam Perda.
“Jadi kami masih kaji juga, apakah tiketnya dinaikan atau tidak. Yang jelas butuh kajian dan itu diajukan ke DPRD karena berkaitan dengan revisi perda,”ungkapnya.
Selain membuka THP Kenjeran pada malam hari. Ismed juga mengaku pihaknya tengah membicarakan city tour dengan rute KBS-THP Kenjeran. Konsep tersebut sedang dibahas dengan pihak KBS. “Beberapa waktu lalu kami sudah komunikasi dengan KBS untuk membicarakan city tour. Rencananya rute KBS-THP Kenjeran,” ungkapnya.
Ia berharap mudah-mudahan city tour ini bisa terwujud. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak agen trevel wisata. Agar bisa memberikan referensi yang cocok untuk wisatawan untuk city tour di Surabaya.
“Mudah-mudahan menjadi rute resmi untuk city tour. Kami juga menggandeng travel yang sudah mengetahui destinasi yang disukai oleh wisatawan. Mungkin selain rute KBS-THP Kenjeran adalagi, jadi kami terus lakukan pemetaan dan koordinasi,”pungkasnya. (rmt/jay)
PT. Radar Media Surabaya Digital
Jl. Kembang Jepun 167-169 Surabaya
Phone : +62 31 3559494
Redaksi: +62 313559498
Iklan: +62 812-1615-8486 (Lainin), +62 31 3559496, 3559498, 3559499
E-mail: radarsurabayaonline@gmail.com

source

Must read×

Top