banner 728x90

Tanah di Pinrang Retak Sepanjang 2 Km, Warga Satu Kampung Dievakuasi – detikcom

“Tadi pagi saya ke lokasi. Terjadi pergeseran (retak) tanah di satu kampung di Desa Suppirang. Kondisi sudah sangat parah. Kami sementara evakuasi semua warga di situ,” ujar Camat Lembang, Muh Yusuf Nur kepada detikSulsel, Selasa (10/5/2022).
Yusuf menjelaskan kondisi retakan tanah mencapai sepanjang 2 km dengan lebar hingga 30 cm dan kedalaman 1 meter. Retakan tanah sampai ke kolong rumah panggung milik warga serta satu bangunan sekolah dasar.
“Sudah zona merah. Banyak rumah warga terdampak, makanya harus segera dievakuasi supaya tidak ada korban jiwa,” paparnya.
Yusuf mengungkapkan sudah ada sekitar 20 KK yang mengungsi sementara ke kebun mereka. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya longsor yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
“Ada sekitar 80 KK. Itu rencana kami mau evakuasi semua. Kita evakuasi di zona aman di kebun dan rumah kerabat mereka,” jelasnya.
Pihaknya mengaku kondisi tanah terbelah sudah terjadi mulai dua pekan yang lalu. Sejauh ini aparat desa terus melakukan pengawasan.
“Sudah dua minggu lalu muncul retakan tanahnya, kami baru dikabarkan tadi sehingga baru kami ikut cek. Baru sepekan ini membesar retakannya apalagi intensitas hujan cukup tinggi sepekan ini,” paparnya.
Yusuf juga menyampaikan telah melaporkan kejadian ini kepada Bupati Pinrang, BPBD, Dinsos agar dapat segera menuju lokasi. Sebab, warga yang mengungsi butuh bantuan logistik.
“Kami sudah lapor ke pimpinan dan BPBD serta Dinsos agar menuju lokasi dan memberikan bantuan logistik ke warga,” imbuhnya.
Warga setempat, Geral mengaku warga sangat khawatir dengan adanya retakan tanah tersebut. Sejumlah warga juga telah meninggalkan rumah mereka.
“Ini mendekati 2 km retakannya. Saling menyambung. Bermunculan juga setiap hari retakan-retakan yang lain. Itu membuat kami takut,” ungkapnya.
Geral berharap pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan dan perhatian terhadap kondisi tersebut. Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah.
“Kami harap segara ada perhatian pemerintah. Sebenarnya kami takut tinggal di sini. Banyak warga yang telah meninggalkan rumah mereka. Takut melihat retakan tanah ini,” paparnya.

Simak Video “Rumah Panggung di Pinrang Ludes Dilahap Api, Tersisa Hanya Rangka
[Gambas:Video 20detik]
(asm/nvl)

source

Must read×

Top