banner 728x90

Tiga Pelaku Ilegal Loging di Aceh Besar Dibekuk Polisi, Sita Kayu Gelondongan tanpa Dokumen – Serambinews.com – Serambinews.com

Dari hasil pengamanan tersebut, satu unit mobil Truck Mitsubhisi yang mengangkut kayu gelondongan rimba campuran tanpa dilengkapi dokumen yang sah dengan tiga pelaku, diamankan pihak kepolisian.
Laporan Indra Wijaya | Jantho
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Unit Operasional (Opsnal) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Besar mengamankan tiga pelaku ilegal logging Desa Meunasah Tunong, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, pada Minggu (24/7/2022) lalu.
Dari hasil pengamanan tersebut, satu unit mobil Truck Mitsubhisi yang mengangkut kayu gelondongan rimba campuran tanpa dilengkapi dokumen yang sah dengan tiga pelaku, diamankan pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, AKP Ferdian Chandra mengatakan, pengamanan tersebut dilakukan pada pukul 00.30 WIB.
Dimana pihaknya mendapat informasi, tentang satu unit mobil truck pengangkut kayu ilegal yang sedang melintas dari arah Lamteuba menuju Samahani.
“Dari informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan. Kemudian pada saat tim sedang melintas di kawasan Jalan Lamkabe, kita melihat satu unit Mobil Mitsubhisi warna Kuning dengan Nopol BK 8026  XD,” kata Ferdian saat dikonfirmasi Serambinews.com, Rabu (27/7/2022).
Melihat mobil tersebut, pihaknya langsung menghentikan dan melakukan pemeriksaan. 
Baca juga: VIDEO – Jaksa Tangkap DPO Terpidana Kasus Ilegal Loging di Nagan Raya
Dari hasil pemeriksaan ditemukan delapan batang kayu gelondongan jenis rimba campuran diperkirakan sebanyak dua meter kubik.
“Ketika tim menanyakan perihal kelengkapan dokumen, tersangka tidak dapat menunjukannya. Kemudian tersangka beserta barang bukti langsung kita amankan,” ujarnya.
Ketiga tersangka yang diamankan berinisial IS (23), MY (24), dan  MA (19). 
Ia mengatakan, dari hasil interogasi, diperoleh keterangan bahwa kayu gelondongan tersebut dibawa dari Lamteuba, menuju ke penampung G (masih dalam pencarian) di salah satu desa di Aceh Besar.
“Selanjutnya tersangka beserta dengan barang bukti telah diamankan ke Sat Reskrim Polres Aceh Besar, guna penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Akibat perbuatannya, ketiga pelaku terancam melanggar Pasal 83 ayat 1 huruf (B) jo pasal 12 huruf (E) UU RI No 18 tahun 2013 Tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Hukuman penjara paling singkat satu tahun paling lama lima tahun dengan denda paling sedikit Rp 500 juta paling banyak Rp 2,5 miliar. (*)
Baca juga: 7 Ton Kayu Ilegal Loging Ditemukan di Kawasan Hutan TNGL, Begini Tindakan Tim Patroli

source

Must read×

Top